
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 260.08136;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
Jembrana,Hari Jumat tanggal 1 November 2024, Pkl 09.00 wita bertempat di Pondok Pesantren Syamsul Ma’arif Br. Pangkung Dedari Ds. Melaya Kec. Melaya Kab. Jembrana telah berlangsung kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda dengan Tema *Penguatan Santri berkarakter Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat Berbangsa dan Bernegara” sebagai Ketua Panitia Dr. I Wayan Sritama, M.Pd.I.
Hadir dalam kegiatan tersebut
– Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si.
– Kapolsek Melaya (Akp I Ketut Sukadana, S.H.)
– Kanit Intelkam Polsek Melaya ( I Kadek Ardana, S.H )
– Kepala Kewilayahan Br Pangkungdedari
– Kepala KUA Kec Melaya
– Perwakilan Pengurus Pompes se Desa Melaya
– PAC NU Kec Melaya
– Dewan Masjid Kec Melaya
– Ketua MUI Kec Melaya
– Para Toga, Tomas dan Pengasuh Pondok Pesantren dan Para Santri se Kec. Melaya hadir kurang lebih 150 orang.
Kapolres Jembrana pada intinya menyampaikan
Ucapan salam kepada seluruh undangan, tokoh agama, para santri yang hadir pada Peringatan Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda di Pondok Pesantren Syamsul Ma’arif , jika ada kesalahan dalam penyampaian kami mohon Maaf kepada Panitia.
Kemarin melaksanakan /mengikuti kegiatan Debat Kandidat Calon Bupati dan wakil Bupati Jembrana sampai Pkl 12.00 wita ini merupakan Titik rawan terjadinya Polarisasi kalau tidak dikelola dgn baik mungkin kalau didunia nyata tidak seperti di dunia maya banyak media sosial kita lihat karakter masyarakat jembrana masih banyak menggunaka Facebock, group2 bermunculan yang terus menyebarkan hoak.
untuk mengantisipasi hal tersebut perlu di berikan pemahaman Pengertian dari Wawasan Kebangsaan kepada anak2 santri Pondok Pesantren Syamsul Ma’arif .
Penyampaian dari Ketua MUI
Yang Pada Intinya
Adanya anak anak muda dipinggir pantai setiap malam minggu minum minuman keras, saat di nasehati oleh orang tua maupun tokoh agama tidak dihiraukan, cuma dari petugas polri yg di takuti.
Tanggapan dari Kapolres Jembrana intinya sbb
Agar tetap dilakukan penyuluhan pembinaan oleh Bhabinkamtibmas
dan dari piket ukl agar
Rutin Melakukan Patroli
ketempat2 anak anak
Muda berkumpul
Minum minuman
Keras.
Penyampaian dari Santri Salsabilah sbb : Berapa Batas Umur untuk Bisa Mencari/membuat SIM C
Tanggapan dari Kapolres Jembrana, untuk bisa memperoleh /mendapatkan SIM C harus berumur 17 Tahun atau sudah mempunyai KTP.
(Hms mly)




