
Patroli yang berlangsung pukul 08.45 hingga 09.35 Wita tersebut menyasar masyarakat nelayan, di antaranya Galih, warga Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, bersama sejumlah rekannya yang sedang menunggu ikan di kawasan PPN Pengambengan.
Kehadiran personel Sat Polairud tidak hanya untuk memantau situasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui patroli dialogis, personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak para nelayan berperan aktif menjaga keamanan lingkungan di kawasan PPN Pengambengan.
Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta, S.Sos., mengatakan patroli dialogis merupakan bagian dari upaya kepolisian hadir di tengah masyarakat untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
“Patroli dialogis menjadi salah satu upaya preventif untuk mengetahui situasi secara langsung sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat. Kami mengajak para nelayan bersama-sama menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif di kawasan PPN Pengambengan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, personel juga mengingatkan para nelayan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Kondisi lingkungan kerja di kawasan pelabuhan dan aktivitas bongkar muat hasil perikanan memiliki potensi risiko kecelakaan kerja apabila tidak dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
“Kami mengimbau masyarakat nelayan untuk selalu memperhatikan keselamatan saat bekerja dan tidak mengabaikan hal-hal yang dapat menimbulkan kecelakaan. Keselamatan diri harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas,” kata AKP I Putu Suparta.
Selain aspek keamanan dan keselamatan, Sat Polairud Polres Jembrana turut mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan PPN Pengambengan. Para nelayan dan pekerja di kawasan tersebut diimbau tidak membuang sampah sembarangan agar lingkungan pelabuhan tetap bersih, sehat dan nyaman.
Menurut AKP I Putu Suparta, menjaga kawasan pesisir bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, melainkan membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat yang beraktivitas di dalamnya.
“Keamanan dan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif, baik dalam menjaga kamtibmas maupun menjaga kebersihan kawasan pesisir,” tambahnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi semangat Polri PRESISI, yakni Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan, serta wujud kehadiran Polri untuk masyarakat. Melalui pendekatan langsung dan humanis, kepolisian berupaya membangun kepercayaan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sat Polairud Polres Jembrana juga mengajak masyarakat segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas atau hal-hal yang mencurigakan di kawasan pesisir maupun perairan. Masyarakat dapat menghubungi personel Sat Polairud atau Call Center Polri 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian.
