Polantas Karib, Satlantas Polres Jembrana Berikan Pembinaan dan Sarana Kontak kepada Pecalang Desa Adat Delod Berawah

Posted on

Jembrana – Dalam rangka memperkuat sinergitas dengan unsur pengamanan adat serta meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) yang dirangkaikan dengan pemberian sarana kontak kepada Pecalang Desa Adat Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, S.H., didampingi Kanit Kamsel, personel Unit Kamsel Satlantas, personel Samapta Polres Jembrana, serta diikuti oleh para pecalang Desa Adat Delod Berawah.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan edukasi dan imbauan terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas). Materi yang disampaikan meliputi sosialisasi layanan darurat Polri 110, etika dan tata cara berlalu lintas yang baik, serta teknik dasar pengaturan arus lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, mengatakan bahwa peran pecalang sangat penting dalam membantu menciptakan keamanan dan ketertiban, khususnya saat pelaksanaan kegiatan adat maupun keagamaan di wilayah Jembrana.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi antara Polri dan pecalang dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib. Kami juga memberikan pemahaman mengenai tata cara pengaturan lalu lintas yang benar agar para pecalang dapat menjalankan tugasnya dengan baik di lapangan,” ujar AKP I Wayan Sugianta.

Selain pembinaan, Satlantas Polres Jembrana juga menyerahkan sarana kontak berupa senter lalu lintas, peluit, dan tali peluit yang dapat digunakan untuk mendukung tugas pecalang dalam mengatur arus kendaraan.

AKP I Wayan Sugianta menambahkan, pihaknya turut mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama yang baik antara Polri, pecalang, dan masyarakat, kami berharap dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan kamseltibcar lantas di wilayah Kabupaten Jembrana,” tambahnya.

Leave a Reply