
Apel dihadiri Wakapolres Jembrana Kompol I Ketut Darta, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Jembrana, para kapolsek jajaran, serta personel gabungan dari Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, Satuan Reserse Kriminal, Satuan Intelkam, dan Satuan Reserse Narkoba. Secara keseluruhan, sebanyak 159 personel mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam amanatnya, Kapolres Jembrana menyampaikan bahwa Operasi Pekat Agung 2026 merupakan bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Apel kesiapan ini merupakan bentuk kesiapan kita, mulai dari personel dan sarana prasarana, menyatukan komitmen serta arah yang jelas sehingga seluruh personel operasi memahami strategi operasi yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.
Kapolres menjelaskan, penyakit masyarakat atau pekat meliputi berbagai tindakan kriminal maupun perilaku menyimpang yang bertentangan dengan norma hukum dan sosial, seperti perjudian konvensional maupun daring, peredaran minuman keras ilegal, penyalahgunaan narkotika, praktik prostitusi, premanisme, hingga penyalahgunaan inhalan.
Berdasarkan data gangguan kamtibmas semester pertama tahun 2026, tercatat sebanyak 128 kasus kriminalitas terjadi di Kabupaten Jembrana, dengan 86 kasus berhasil diselesaikan. Kasus tersebut didominasi oleh tindak pidana pencurian, penyalahgunaan narkotika, dan penganiayaan.
“Operasi Pekat Agung 2026 hadir sebagai implementasi program prioritas Kapolri untuk memelihara kamtibmas secara responsif dan prediktif. Fokus utama kita adalah mencegah dan menekan tindak pidana maupun pelanggaran yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Operasi Pekat Agung 2026 akan dilaksanakan selama 16 hari, mulai 22 Juli hingga 6 Agustus 2026, dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum dan bantuan operasi.
Adapun strategi pelaksanaan operasi meliputi kegiatan deteksi dini, penyuluhan, sambang, patroli dialogis, razia di lokasi rawan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana umum dan narkoba.
Kapolres Jembrana berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas secara profesional demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Dengan kesiapan yang mantap dari kita semua, saya yakin Operasi Pekat Agung 2026 akan berjalan lancar. Mari kita wujudkan Jembrana yang aman, damai, dan kondusif sebagai bukti nyata bahwa Polri selalu hadir menjaga keamanan bangsa dan negara,” ungkapnya.
Melalui Operasi Pekat Agung 2026, Polres Jembrana juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas melalui layanan Call Center Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat.
