Site icon Jembrana Times

Polwan Goes To School, Kapolres Jembrana Ajak Pelajar Kenali Green Flag dan Red Flag dalam Pergaulan

Jembrana – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78, Polres Jembrana menggelar kegiatan Polwan Goes To School di SMP Negeri 2 Negara, Jalan Durian, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.05 hingga 09.35 Wita tersebut diikuti sekitar 250 siswa kelas IX, para guru dan jajaran sekolah. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus pendekatan humanis Polri kepada generasi muda dalam membangun karakter, kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak dini.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K., didampingi Kabag Log Polres Jembrana AKP Ni Made Srianti, S.H., M.H., Kasi Humas IPDA I Putu Budi Arnaya, Ps. Kanit Kamsel Sat Lantas AIPTU Putu Kompyang Suardika, serta personel Polwan Polres Jembrana.

Turut hadir Penanggung Jawab Jasa Raharja Jembrana Roby Septianto, S.E., Plt. Kepala SMP Negeri 2 Negara I.B. Komang Suwindu Putra, S.Pd., Waka Humas I Putu Gede Dewa Ardana, S.Pd., beserta para guru dan siswa.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala SMP Negeri 2 Negara menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Jembrana beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran Polri di lingkungan sekolah memberikan motivasi sekaligus memperkuat pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa.

Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora mengajak para pelajar untuk membangun pergaulan yang sehat dan mampu mengenali lingkungan maupun perilaku yang dapat membawa pengaruh positif maupun negatif.

Kapolres menjelaskan bahwa sebagai Generasi Z, para siswa tumbuh di tengah perkembangan teknologi, internet, media sosial dan penggunaan smartphone yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, perkembangan teknologi memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Para siswa dapat memanfaatkannya untuk belajar, mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan hingga meraih berbagai prestasi.
Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi juga membawa tantangan yang harus diwaspadai, terutama dalam pergaulan dan penggunaan media sosial.

“Hari ini kita berbicara mengenai sesuatu yang dekat dengan kehidupan Generasi Z, yaitu Green Flag dan Red Flag. Green Flag adalah tanda atau perilaku positif yang menunjukkan bahwa seseorang berada dalam lingkungan pergaulan yang sehat. Sedangkan Red Flag merupakan tanda peringatan terhadap perilaku atau hubungan yang berpotensi membawa kita ke arah yang negatif,” ujar AKBP Cheery.

Kapolres mencontohkan, Green Flag dalam pergaulan dapat terlihat dari teman yang saling menghargai, saling mendukung untuk belajar dan berprestasi, berani mengingatkan ketika melakukan kesalahan, menghormati guru dan orang tua, serta tidak mengajak melakukan perbuatan yang melanggar aturan.

Sebaliknya, para pelajar diminta mengenali Red Flag, seperti ajakan melakukan tawuran, bullying atau perundungan, merokok, mengonsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, perjudian online maupun berbagai tindakan negatif lainnya.

“Jangan sampai karena ingin dianggap keren atau diterima dalam suatu kelompok, kalian justru mengikuti ajakan yang dapat merusak masa depan. Berani mengatakan tidak terhadap hal-hal negatif adalah bagian dari keberanian menjaga diri dan masa depan,” tegasnya.

Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan media sosial. Para siswa diingatkan agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak menyebarkan berita bohong, tidak melakukan penghinaan maupun perundungan di dunia maya, serta menggunakan teknologi untuk kegiatan yang positif.

Selain itu, Kapolres mengajak para siswa untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan lebih fokus memanfaatkan masa sekolah untuk belajar, mengembangkan kemampuan serta meraih prestasi.

“Kalian adalah generasi penerus Kabupaten Jembrana dan bangsa Indonesia. Manfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya. Hormati orang tua dan guru, bangun pergaulan yang positif, dan jadilah generasi muda yang berprestasi, berkarakter serta berintegritas,” pesan AKBP Cheery.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Jembrana siap menjadi mitra bagi dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, tertib dan kondusif. Para siswa juga diminta tidak ragu untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi kepada guru, orang tua maupun pihak Kepolisian.

Kegiatan Polwan Goes To School tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polwan dan Polri dalam memberikan edukasi kepada generasi muda, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan dunia pendidikan.

Kapolres berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk lebih bijak memilih lingkungan pergaulan, menggunakan teknologi secara positif dan mampu menjaga diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Exit mobile version